Hakim Wasmat PN Singaraja Bali tinjau proses pembinaan narapidana  

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali menggandeng Hakim Wasmat Pengadilan Negeri (PN) Singaraja tinjau proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan pada Rabu, 5 Maret 2025. 

Update: 2025-03-05 21:23 GMT
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali menggandeng Hakim Wasmat Pengadilan Negeri (PN) Singaraja tinjau proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan pada Rabu, 5 Maret 2025. 

Kepala Lapas (Kalapas) Singaraja, I Gusti Lanang ACP mengatakan bahwa kunjungan  ini menunjukkan sinergi Lapas Singaraja dan Pengadilan yang terus terbangun.

Terima kasih atas kunjungannya ke Lapas Singaraja. Semoga sinergi kita selalu terjalin agar dapat memberikan dampak pelayanan maksimal bagi masyarakat Buleleng,” kata I Gusti Lanang ACP, Rabu (5/3). 

Ia juga menjelaskan jajaran Lapas Singaraja terus berupaya membangun sinergi dan kerja sama dengan Aparat Penegak Hukum dan pemangku kepentingan lainnya, baik yang berhubungan dengan Warga Binaan maupun hal lain yang menyangkut organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan ini berkaitan dengan salah satu tugas Hakim, yaitu melakukan pengawasan dan pengamatan (wasmat) terhadap pelaksanaan hukuman dalam hal pidana perampasan kemerdekaan.

Dalam kunjungan tersebut, Hakim Wasmat PN Singaraja, I Gusti Made Juliartawan, menjelaskan dalam konteks Hakim sebagai pengawas bertugas untuk mengadakan pemeriksaan di tempat

Paking  sedikit tiga bulan sekali ke Lapas untuk memeriksa kebenaran berita acara pelaksanaan eksekusi pengadilan yang penandatanganan Jaksa, Kalapas, dan terpidana.

Hakim Wasmat juga mengobservasi keadaan, suasana, dan kegiatan-kegiatan yang berlangsung di Lapas serta mengamati tingkah laku Warga Binaan setelah selesai menjalani pidana untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pembinaan atau pelatihan di Lapas terhadap perilaku mereka. 

“Data-data ini kami perlukan demi terciptanya hukum dan pola pembinaan yang baik seperti yang diharapkan,” kata I Gusti Made Juliartawan

Selanjutnya, Hakim Wasmat mewawancarai beberapa Warga Binaan sekaligus meninjau langsung blok hunian, program pelatihan yang mereka jalankan di Lapas. Bahkan, langkah inovatif Lapas Singaraja dalam program pembinaan mendapat banyak pujian. 

“Inovasi yang ada ini sangat baik karena mampu memberikan pelayanan yang maksimal dan meningkatkan indek persepsi kepuasan masyarakat,” pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Rabu (5/3). 

Tags:    

Similar News